Rabu, 01 Mei 2013

Hasil Kajian: Pembalakan Liar Turun Tapi Masih Jadi Masalah Besar di Negara-Negara Hutan Tropis


Ani Purwati - 21 Jul 2010
Kajian saat ini tentang perlawanan global terhadap pembalakan atau penebangan liar (illegal logging) yang telah dikeluarkan oleh Chatham House pada 15 Juli 2010, menemukan bahwa dalam satu dekade, upaya internasional untuk mengatasi masalah ini memiliki efek dramatis dan menguntungkan bagi komunitas yang bergantung pada hutan dan pada iklim global. Menurut laporan itu, "Illegal Logging dan Perdagangan Terkait: Indikator Respon Global", produksi total kayu ilegal global telah menurun 22 persen sejak tahun 2002. Meski demikian pembalakan liar masih menjadi masalah besar yang mengancam di negara-negara hutan
"Ada satu milyar orang termiskin di dunia bergantung pada hutan, dan pengurangan pembalakan liar dapat membantu melindungi mata pencaharian mereka", kata Sam Lawson, Chatham House Associate Fellow dan penulis utama laporan tersebut.
Laporan itu menyatakan bahwa pembalakan liar telah menurun 50 persen di Kamerun,  antara 50 hingga 75 persen di Amazon Brasil, dan 75 persen di Indonesia dalam dekade terakhir. Penurunan ini yang didokumentasikan dalam tiga dari lima produsen kayu tropis terpantau, telah mencegah degradasi sampai 17 juta hektar hutan, wilayah yang lebih besar dari gabungan Inggris dan Wales.
Dengan mencegah degradasi hutan yang seringkali menjadi sebab utama menuju kerusakan hutan, upaya untuk menanggulangi illegal logging di tiga negara tersebut dapat lebih membantu mencegah lepasnya hingga 14,6 miliar ton karbon dioksida - yang setara dengan separuh karbon dioksida yang dikeluarkan oleh aktifitas manusia di seluruh dunia setiap tahunnya dengan biaya yang relatif rendah. Sebaliknya, jika kayu yang dipanen di bawah naungan pemerintah sekitar 6,5 milyar dolar bisa dikembangkan di negara-negara ini saja, lebih dari dua kali bantuan luar negeri yang dihabiskan dunia setiap tahun untuk pendidikan sekolah dasar.
Laporan baru ini meliputi semua aspek perdagangan kayu, mulai perjalanan kayu dari hutan di lima negara produsen terpantau: Brazil, Indonesia, Kamerun, Malaysia dan Ghana. Kemudian studi menganalisa masuknya kayu ke pasar lima negara konsumen: Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Perancis dan Belanda, seperti melalui pelabuhan dan pabrik dari dua "pengolahan" negara Cina dan Vietnam dan dari sana ke pembeli di dunia industri.
Masih Jadi Masalah Besar
Meskipun penurunan dramatis, laporan ini mengatakan bahwa illegal logging masih menjadi masalah besar. Sebagai contoh jelasnya, kegiatan sektor hutan ilegal, kurang bisa terdeteksi, dan karena itu lebih keras, praktik ilegal menjadi lebih signifikan. Sebagai contoh, perusahaan yang memiliki ijin penebangan legal mungkin menebang di luar wilayah yang diizinkan. Lisensi hutan yang jelas untuk perkebunan dan pertanian juga sering dikeluarkan secara ilegal.
Pada tahun 2008, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Perancis dan Belanda membeli 17 juta meter kubik kayu ilegal dan produk kayu bernilai sekitar AS 8,4 miliar, sebagian besar masuk ke negara-negara itu dalam bentuk produk olahan seperti kayu lapis dan perabotan, terutama dari China. Pada tahun 2009, total 100 juta meter kubik kayu ilegal dipanen di negara-negara penghasil kayu terpantau.
"Jika meletakkan ujung ke ujung kayu ilegal akan mengelilingi dunia lebih dari sepuluh kali lebih," menurut Larry MacFaul, salah satu penulis laporan itu.

Meskipun pelaksanaan peraturan dan kebijakan yang diperlukan di negara-negara produsen masih  miskin, sejumlah kemajuan yang signifikan dalam undang-undang dan peraturan saat ini tengah dilakukan sebagai hasil dari negosiasi Perjanjian Kemitraan Sukarela dengan Uni Eropa.
Perjanjian tersebut telah terbukti efektif, menurut laporan itu. Selanjutnya, pada tahun 2008, AS menjadi negara pertama yang memperkenalkan legislasi untuk untuk menangani kayu ilegal. Ada indikasi awal bahwa hukum yang baru sudah menempatkan tekanan pada produsen kayu dan prosesor di seluruh dunia untuk mengawasi rantai pasokan mereka.
"Upaya untuk memerangi pembalakan liar dan meningkatkan tata kelola hutan telah membawa negara maju dan berkembang bersama-sama dengan cara yang unik dan bersama dalam tujuan,” kata Lawson. "Studi kami menunjukkan bahwa keterlibatan dan tekanan konsumen yang dikombinasikan dengan aksi oleh negara-negara produsen dapat menghasilkan hasil yang sangat positif.

0 komentar:

Poskan Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Jurnal Ilmu Kehutanan

Jurnal Ilmu Kehutanan
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol. 3 (1) , 2009
Vol:Vol. 3 (1)

Jurnal Ilmu Kehutanan
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol. 3 (2) , 2009
Vol:Vol. 3 (2)

Jurnal Ilmu Kehutanan
Pengarang: Eny Faridah / Fak. Kehutanan UGM / 14 (1) , 2010
Vol:14 (1) subyek:Kehutanan

Jurnal Ilmu Kehutanan
Pengarang: Faridah, Eny / Fak. Kehutanan UGM / vol 4 (2) 2010, 2010
Vol:vol 4 (2) 2010 subyek:kehutanan

Jurnal Ilmu Kehutanan
Pengarang: Widyorini, Ragil / Fak. Kehutanan UGM / vol 5 (1) 2011 , 2011
Vol:vol 5 (1) 2011 subyek:kehutanan

Jurnal Ilmu Kehutanan
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol II, III, IV, 2008, 2009, 2010
Vol:Vol II, III, IV subyek:Kehutanan

Jurnal Ilmu Kehutanan
Pengarang: Ragil Widyorini / Fak. Kehutanan UGM / v.5,n.2, JUli-September 2011, 2011
Vol:v.5,n.2, JUli-September 2011 subyek:Kehutanan

Jurnal Ilmu Kehutanan (jilid)
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol. 1 (1-2), 2007
Vol:Vol. 1 (1-2)

Jurnal Ilmu Kehutanan (Jilid)
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol. 1-3(1-2), 2007-2009
Vol:Vol. 1-3(1-2) subyek:Kehutanan

Jurnal Ilmu Kehutanan (sudah dibendel)
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol. 1 (1), 2007
Vol:Vol. 1 (1)

Jurnal Ilmu Kehutanan (sudah dibendel)
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol.1 (2), 2007
Vol:Vol.1 (2)

Jurnal Ilmu Kehutanan (sudah dibendel)
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan UGM / Vol.2 (1), 2008
Vol:Vol.2 (1)


Jurnal Ilmu Kehutanan (sudah dibendel)
Pengarang: Eny Faridah / Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada / Vol. 2(2), 2008
Vol:Vol. 2(

Prosiding

Pemanfaatan Kayu Hutan Tanaman Industri (HTI) Untuk Pembuatan Medium Density Fibreboard (MDF)
Pengarang: Antono, Bambang S / Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan Departemen Kehutanan, 2011
subyek:Kayu

Rehabilitasi Mangrove Pada Tapak-Tapak Yang Khusus
Pengarang: Cecep Kusmana / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Silvikultur

Rehabilitasi Hutan Di Perum Perhutani
Pengarang: Haryono Kusuma / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Silvikultur

Prinsip Silvikultur Reforestasi Dalam Rehabilitasi Dalam Rehabilisi Formasi Gumuk Pasir Di Kawasan Pantai Kebumen
Pengarang: Sumardi / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Silvikultur

Klasifikasi Kemampuan Penggunaan Lahan Untuk Penentuan Silvikultur Rehabilitasi
Pengarang: C Nugroho Sulistyo Priyono / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Silvikulture

Pengaruh Pengemasan Dan Lama Penyimpanan Bahan Stek Tiga Jenis Meranti Merah Terhadap Persentase Berakar Stek Di Rumah Kaca
Pengarang: R Mulyana Omon / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Silvikultur

Seleksi Pohon Plus Merbau (Intsia bijuga (colebr) O Kuntze) Pada Beberapa Sebaran Alaminya di Papua Dan Maluku
Pengarang: Sapto Indrioko / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Silvikultur

Tantangan Rimbawan Dalam Meningkatkan Produktifitas Tegakan Pohon Di Lahan Milik
Pengarang: Hary Santoso / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Satu Dasawarsa INAFE: Pendidikan Agroforestri Jembatan Antara Pertanian Dan Kehutanan
Pengarang: Widianto / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Peran perhutani Dalam mendukung Sistem Kehidupan Di Pulau jawa
Pengarang: Haryono Kusuma / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas hutan

Peranan Perhutani Dalam Mendukung Sistem Kehidupan Di Pulau Jawa
Pengarang: Haryono Kusuma / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Sertifikasi Hutan : Sebuah Upaya Meneuju Pengelolaan Hutan Lestari
Pengarang: Silvi Nur Oktalina / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Silvikultur Intensif (Silin) Meranti Di PT Sari Bumi Kusuma
Pengarang: Widiyanto / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan


Potensi Penggunaan Musuh alami Dalam Pengendalian Hama Hutan Tanaman Di Indonesia
Pengarang: Musyafa / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Kerusakan Tajuk Hutan Jati Oleh Hama Ulat Jati (hyblaea puera cramer) Di KPH Ngawi
Pengarang: Enggar Apriyanto / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Ancaman Hama Kepik Renda Tingis beesoni (Hemiptera: Tingidae) Pada Tanaman Gmelia arborea di Indonesia
Pengarang: Pujo Sumantoro / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Adaptabilitas Dan Pertumbuhan Tiga Jenis Tengkawang Di Lahan Rawa Gambut PT Inhutani II Unit Kalimantan Barat
Pengarang: Sapto Indrioko / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Pertumbuhan Awal Tanaman Penghasil Gaharu (Gyrnops sp.) Asal Nusa Tenggara Barat di Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin, Kabupaten Maros Propinsi Sulawesi Selatan
Pengarang: Syamsudin Millang / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Pengembangan Aren (Arengga pinnata Merr) Melalui Teknik Skarifikasi Dan Stratifikasi Dalam Mendukung Konservasi Hutan
Pengarang: Rosi Widarawati / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan

Karakteristik Dan Daya Perkecambahan Biji Pada berbagai Jenis Famili Fabaceae Koleksi Kebun Raya Cibodas
Pengarang: Indriani Ekasari / Fakultas Kehutanan UGM, 2011
subyek:Manajemen produktivitas Hutan



PENGUMUMAN

Perpustakaan Tutup/ Libur Tanggal 9 Mei 2013 dikarenakan libur nasional kenaikan yesus kristusdan tanggal 31 Mei dikarenakan Jum'at Terakhir untuk pembenahan pustaka

KATALOG

Simple Digital Library System

e-book

I - Library

blog perpustakaan fkt ugm

Total Pageviews

Artikelperpustakaanfktugm. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 

PELAYANAN

Pelayanan Perpustakaan Senin s/d Kamis buka Jam 08.00 - 15.30 wib sedangkan hari jum'at buka jam 08.00 - 14.30 wib. untuk jum'at terakhir perpustakaan tutup
Mau buat buku tamu ini ? Klik di sini
Widget edited by super-bee

HEADLINE

Live Trafic Feed

Followers

 

Random Template

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger